Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Rapat Koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS Kapuas 2014

Pada hari Selasa, 23 Desember 2014 bertempat di Aula Bappeda dilaksanakan rapat koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA)Kabupaten Kapuas. Rapat ini dipimpin oleh wakil bupati Kapuas, Ir. Muhajirin, MP. Rapat ini dihadiri oleh ketua, wakil dan anggota KPA. Hadir sebagai pemateri Bapak SInsigus dari DInas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dan Sekretaris KPA Provinsi Kalimantan Tengah.

Saat ini di Kabupaten Kapuas sudah ada penderita AIDS. Diharapkan seluruh pihak terkait melakukan promosi tentang AIDS secara luas sehingga informasi ini sampai kepada masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"