Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kapuas Jadi Wahana Internsip Dokter Angkatan I Tahun 2015

Berdasarkan berita yang dimuat dalam situs Portal Internsip, Kabupaten Kapuas menjadi salah satu wahana bagi dokter internsip tahun 2015. Adapun wahana yang dimaksud adalah:

  • RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo - untuk 10 orang dokter internsip
  • Puskesmas Selat - untuk 5 orang dokter internsip
Jadi Kabupaten Kapuas secara total akan menerima 15 orang dokter intersip. Masing-masing dokter tersebut akan menjalani internsip di rumah sakit selama 8 bulan dan di puskesmas selama 4 bulan. Para pembimbing dokter internsip sudah dilatih oleh Kementerian Kesehatan yaitu:
  • RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo : dr. Diana Yuniarti dan dr. Erny Indrawati
  • Puskesmas Selat : dr. Satria Ramli
Pihak rumah sakit dan dinas kesehatan sedang mencarikan lokasi bagi para dokter tersebut untuk tinggal di Kuala Kapuas selama 1 tahun. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"