Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Wisata Buah Di Basarang

Buah cempedak, neas dan rambutan di Basarang
Bagi pengguna jalan Trans Kalimantan dan kebetulan pecinta buah, mampir di Basarang adalah suatu yang patut dipertimbangkan. Pada bulan ini, buah-buahan melimpah di Basarang. Bila kita dari arah Banjarmasin - Palangka Raya, diseberang Jembatan Pulau Telo, kita sudah disambut dengan tumpukan rambutan yang sangat banyak. Kemudian setelah melewati Pal 9 (Pasar), maka kita akan disajikan dengan banyak sekali nenas dan cempedak yang dijual di kiri kanan jalan.

Ketika admin mampir ke salah satu penjual buah di Pal 10 Basarang, harga rambutan Rp 2.000 per ikat, harga cempedak Rp 13.000 / kilogram dan harga nenas Rp 3.500 per buah. Namun harga-harga ini akan terus bergerak sesuai dengan ketersediaan buah-buahan tersebut.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)