Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Latihan Khusus Kohati Tingkat Regional Se-Kalimantan

Peserta Latihan Khusus Kohati Tingkat Regional Se-Kalimantan
Mulai hari Kamis-Minggu, 19-22 Februari 2015 bertempat di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Kapuas dilaksanakan kegiatan Latihan Khusus Kohati Tingkat Regional Se-Kalimantan. Kegiatan ini mengambil tema, "Optimalisasi peran Kohati sebagai muslimah sejati dalam mensinergikan profesionalitas perempuan di wilayah publik dan domestik". Kegiatan ini menghadirkan pemateri lokal dan dari pusat. Berbagai macam topik yang disampaikan dalam kegiatan ini mulai dari optimalisasi peran Kohati sampai masalah psikologi perempuan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 orang peserta dari Kuala Kapuas, Banjarmasin dan Barabai.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"