Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Seminar Kenali Aku, Islam dan Valentine Day - Iklan


Forum Komunikasi Muslimah Yayasan Islam Al-Amin Kapuas menyelenggarakan Seminar Kenali Aku, Islam dan Valentine Day. Seminar ini dilaksanakan untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat terutama generasi muda tentang siapa diri kita, Islam dan Valentine Day. Kegiatan ini insya Allah akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Februari 2015 di Auditorium Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas, Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas. 

Narasumber kegiatan ini adalah Bapak Heru Hidayat, trainer dan penulis buku. Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 30.000 peserta akan memperoleh makanan ringan, sertifikat dan hadiah hiburan. Untuk pendaftaran dapat menghubungi Yulianti (0857-5132-7393).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"