Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Coklat Dodol Garut (Chocodot) Hadir di Kuala Kapuas

Chocodot dan Dodol Picnic
Sejak satu bulan yang lalu, mulai 29 Februari 2015, Toko Oleh-oleh Garut Chocodot dan Dodol Picnic hadir di Kuala Kapuas. Toko ini terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani, samping Masjid Darul Muttaqin, Kuala Kapuas. Toko ini menyediakan Chocodot dengan berbagai rasa dan bentuknya. Selain itu juga ada Dodol Picnic dengan rasa original dan rasa-rasa lain seperti Mocca, Durian, Wijen, Jambu, Jahe+Madu, Blueberry, Selain itu toko ini juga menyediakan berbagai minuman seperti Bandrek, Beras Kencur, dan Wedang. Ada juga berbagai cemilan khas Garut. Toko ini buka dari jam 08.00 - 21.00 WIB.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"