Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Lomba Tanaman Obat Keluarga Dalam Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-209

Pada hari Rabu, 25 Maret 2015 bertempat di Gedung Wanita Lawang Kameloh, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan Lomba Tanaman Obat Keluarga (Toga).
Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus PKK yang berasal dari seluruh kecamatan dan organisasi wanita yang ada di Kabupaten Kapuas.
Dalam lomba tersebut para peserta diminta untuk mempresentasikan manfaat dari tanaman obat keluarga yang mereka bawa.
Lomba ini dinilai oleh para juri dari PKK dan dokter Jamu Kapuas yaitu dr. David Abiyoso.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"