Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pembangunan Islamic Center Dimulai

Papan Islamic Center
Berpose di lahan yang baru dibuka
Berpose di lahan yang baru dibuka
Meninjau lokasi
Wakil dan Ketua Yayasan meninjau lokasi
Sejak minggu lalu pembangunan Islamic Center Al-Amin Kapuas dimulai. Lahan yang terletak di Sei Katambung, Jalan Pemuda, Kuala Kapuas mulai dibersihkan. Direncanakan pada tahun ini akan dimulai pembangunan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) sebanyak 9 kelas. Mengingat keterbatasan dana, bangunan ini adalah bangunan sementara. Diharapkan pada tahun ajaran baru 2015/2016, SDIT sudah bisa menempati gedung baru.

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas sudah menganggarkan pembuatan badan jalan ke tanah lokasi Islamic Center. Pembangunan ini didukung oleh masyarakat sekitar, hal ini ditunjukkan dengan kesediaan masyarakat untuk menghibahkan tanah untuk jalan ke lokasi Islamic Center.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"