Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pembinaan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan

Suasana pembinaan kesatuan gerak PKK-KB-Kesehatan
Pada hari Sabtu, 28 Maret 2015 bertempat di Desa Bungai Jaya, Kecamatan Basarang dilaksanakan kegiatan pembinaan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan. Kegiatan ini dimotori oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh sekretarisnya, Ibu Titik Sundari. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, perwakilan dari TP-PKK Kabupaten Kapuas, Camat Basarang dan lintas sektor terkait. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"