Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Tiga Santri Ponpes Al-Amin Kapuas Ikut Wisuda Tahfizh Qur'an 30 Juz

Para santri yang mengikuti wisuda tahfizh 30 juz (Courtesy of Zulfiqar Aly Akbar)
Pada tanggal 28 Februari 2015 yang lalu, tiga orang santri pondok pesantren Al-Amin Kapuas mengikuti Wisuda Tahfizh 30 Juz Angkatan IV Pesantren Tahfizh dan Dirosat Al-Qur'an (PTDQ) Al-Hayah di Ballroom Raden Bahari, Jakarta Selatan. Diantara para santri tersebut, ada yang bisa menghapalkan Qur'an dalam waktu 3 bulan. Para santri yang sudah hapal Qur'an tersebut sekarang menerima setoran Qur'an dari santri-santri yang lain. Sebagian santri yang sudah berada di sana ada yang bertanya kepada gurunya di Pondok Pesantren Al-Amin, apakah mereka bisa tidak pulang. Para guru di Ponpes Al-Amin menyarankan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)