Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kunjungan Kerja TP-PKK Ke Mantangai

Ketua TP-PKK memberi sambutan di PAUD
Pada hari Rabu, 1 April 2015, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas mengadakan kunjungan kerja ke Kecamatan Mantangai. Rombongan singgah ke PAUD yang ada di Desa Mantangai Tengah. Setelah itu mampir ke Pos Kesehatan Desa yang ada di samping PAUD. Setelah itu rombongan menuju ke Aula Kantor Kecamatan Mantangai.
Peserta sosialisasi program unggulan pokja PKK
Di aula kecamatan sudah menunggu para pengurus TP-PKK Kecamatan Mantangai beserta utusan dari desa-desa sekitar. Masing-masing Pokja di TP-PKK Kabupaten memberikan sosialisasi program unggulan masing-masing. Dalam tanya jawab, para peserta banyak menanyakan mengenai masalah PAUD.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"