Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Jambore Kader PKK Kabupaten Kapuas 2015

Lomba Cepat Tepat Jambore PKK Kabupaten Kapuas 2015
Pada tanggal 21-22 Mei 2015 TP PKK Kabupaten Kapuas mengadakan Jambore Kader PKK tingkat Kabupaten. Kegiatan ini adalah yang kedua kalinya diselenggarakan, diikuti oleh 340 kader PKK kecamatan dan desa / kelurahan se-Kabupaten Kapuas. Jambore yang dilaksanakan dengan semangat kegembiraan dan kebersamaan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader,  sekaligus memberi penghargaan atas peran kader selama ini sebagai penggerak dan motivator di masyarakat dalam melaksanakan 10 program Pokok PKK.

Kegiatan pembukaan dilaksanakan tanggal 20 Mei di Lapangan Bukit Ngalangkang oleh Bupati Kapuas, setelah sebelumnya Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas menyampaikan laporan.  Acara dilanjutkan dengan defile dari 17 kecamatan, di mana tiap kecamatan menampilkan atraksinya di depan panggung kehormatan dengan atraksi penuh kreasi.

Dalam jambore ini, ada berbagai macam lomba yaitu lomba defile, lomba pidato IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat untuk pencegahan dini kanker leher rahim), lomba jingle IVA, lomba penyuluhan pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), lomba penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB), lomba Penyuluhan Gemar Makan Ikan, Lomba membuat Alat Permainan Edukatif (APE), Lomba Cerdas Cermat Kadarzi bagi Kader Kesehatan, lomba menggiring bola dengan sayur,dan  lomba pesan berantai.  Ada juga malam kesenian yang menampilkan kreasi pakaian benang bintik dan pertunjukan seni dari masing-masing kecamatan.

Kegiatan ditutup pada tanggal 22 Mei. Para pemenang lomba mendapatkan hadiah piala dan sejumlah hadiah lainnya, termasuk hadiah dari Bank Syariah Mandiri. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"