Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

"Kehebohan" di Hotel Permata Inn

Simulasi situasi gawat darurat oleh fasilitator Pro Emergency
Tak lama sesudah pembukaan kegiatan Pelatihan BTLS dan BCLS pada hari Senin, 25 Mei 2015 di Hotel Permata Inn, selesai dilakukan. Tiba-tiba pintu aula didorong oleh orang yang berteriak minta tolong. Mereka membawa orang yang berlumuran "darah". Orang tersebut langsung diletakkan diatas meja yang dijadikan tempat pembukaan. Terjadi kehebohan di ruangan aula, banyak petugas yang diminta untuk menolong orang yang berlumuran "darah" tersebut.

Rupanya ini adalah "fragmen" yang dipersiapkan oleh tim fasilitator untuk mengawali pelatihan ini. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Bidang Keperawatan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas bekerja sama dengan Pro Emergency.

Kegiatan ini diikuti oleh 43 orang peserta dimana 40 orang peserta dibiayai oleh rumah sakit dan 3 orarng peserta menggunakan biaya pribadi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"