Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Razia Kendaraan Bermotor Di Depan Plasa Telkom

Razia kendaraan bermotor
Sore ini, Senin, 25 Mei 2015 bertempat di depan Plasa Telkom, Kuala Kapuas, satuan lalu lintas, Polres Kapuas melaksanakan razia kendaraan bermotor. Kendaraan roda dua yang melintas dari bundaran kecil ke arah Masjid Agung dihentikan oleh petugas untuk diperiksa kelengkapan kendaraan dan surat menyurat mereka. Kegiatan ini sangat membantu proses pembayaran pajak kendaraan bermotor yang langsung dapat dilayani oleh Samsat Keliling yang juga parkir di depan Taman Internet setiap sore.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"