Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Majelis Ta'lim Asy-Syifa RSUD Buka Puasa di Rumah Tahanan

Direktur RSUD (paling kiri) sedang menyampaikan sambutan
Pada hari Minggu, 28 Juni 2015 bertempat di Masjid At-Taubah Rumah Tahanan Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Majelis Ta'lim Asy-Syifa RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dan diikuti oleh warga binaan. Buka puasa diawali dengan sambutan dari yang mewakili kepala Rutan dan direktur rumah sakit.

Ceramah disampaikan oleh Ustadz Suriani Jiddy, Lc. Beliau menjelaskan tentang takwa. Ibnu Mas'ud menjelaskan bahwa takwa adalah mengingat Allah dan tidak melupakan-Nya, bersyukur kepada Allah dan tidak mengingkariya, taat kepada Allah dan tidak melanggarnya.

Mentaati semua perintah Allah berarti sudah berzikir kepada Allah. Mencari nafkah yang halal bernilai zikir. Meninggal dunia saat melaksanakan tugas bernilai husnul khotimah. Zikir dalam bentuk khusus adalah setiap ibadah yang Allah perintahkan. Islam membekali kita dengan zikir. Masuk dan keluar WC, sebelum dan sesudah makan minimal dimulai dengan basmalah.

Syukur artinya berterima kasih kepada Allah SWT. Kita tidak akan mampu menghitung nikmat Allah. Nikmat terbesar adalah diutusnya para Nabi dan Rasul. Bentuk syukur kita adalah mengikuti sunnah beliau.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"