Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Setelah Siaran Radio Langsung Penyuluhan di Paviliun

dr. Bobby, SpM (Courtesy of Edvina)
Dua hari ini adalah hari yang sibuk bagi dr. Bobby, SpM. Kemarin, Kamis 11 Juni 2015 beliau mengisi di Radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas mengenai Katarak. Pada hari Jum'at, 12 Juni 2015 beliau kembali memberikan penyuluhan di Paviliun RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Kegiatan siaran radio merupakan kerjasama antara unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit dengan Bagian Humas Pemkab Kapuas. Sedangkan kegiatan penyuluhan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit yang dikelola oleh Ibu Edvina.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"