Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi

dr. Elvera sedang memeriksa supir

Selasa pagi 14 Juli 2015 di depan Adiguna Jl. Patih Rumbih dilaksanakan pemeriksaan Deteksi Dini Faktor Resiko Kecelakaan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan Polres Kapuas dan Dinas Perhubungan. Para supir angkutan penumpang (bis antar kota, antar provinsi, travel) dan truk angkutan barang diminta untuk menepi dan menjalani serangkaian pemeriksaan. Para supir diwawancara, diukur  tekanan darah, kadar alcohol pernapasan, gula darah sewaktu dan amfetamin urin. Hal-hal yang diukur adalah factor-faktor yang mempengaruhi keselamatan selama berkendara. Hasilnya berupa rekomendasi : Layak mengemudi, Layak Mengemudi dengan Catatan, atau Tidak Layak Mengemudi.
Pengukuran alkohol dalam pernapasan
Pemeriksaan berjalan dengan tertib dan lancer. Keseluruhan yang diperiksa ada 24 supir, dengan hasil di antaranya 2 orang tidak layak mengemudi karena ditemukan amfetamin urin positif, sehingga selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Polres Kapuas.
Foto bareng petugas posko

Tenaga pemeriksa factor risiko ada 6 orang yaitu 3 orang dari Dinas Kesehatan dan 3 orang dari Puskesmas Pulau Telo. Sedangkan dari Polres adalah petugas dari Satuan Narkoba, Lantas, dan Kesehatan. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)