Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Rapat Koordinasi Pemeriksaan Kesehatan Haji

Ibu Yeris (kiri) membuka acara
Pada hari Rabu, 8 Juli 2015 bertempat di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dilaksanakan rapat koordinasi pemeriksaan kesehatan haji. Rapat ini dihadiri wakil dari dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas dan kesehatan pelabuhan.

Pemeriksaan kesehatan tahap pertama di puskesmas tanggal 22-24 Juli 2015. Pemeriksaan tahap kedua di rumah sakit akan dilaksanakan sesudah jadwal manasik dari tanggal 31 Juli - 5 Agustus 2015.

Jumlah jama'ah haji Kapuas sebanyak 264 orang. Kemungkinan berangkat tanggal 9-12 September 2015.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"