Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Al-Amin Outbond Camp 2015

Seorang peserta mencoba Spider Web
Pada hari Sabtu-Minggu, 22-23 Agustus 2015, Yayasan Islam Al-Amin Kapuas bekerja sama dengan JAFA (Jelajah Alam, Fun & Adventure) menyelenggarakan Outbond yang bertempat di Komplek SDIT Al-Amin Kapuas, Jl. Pemuda Gg. II, Kuala Kapuas. Kegiatan outbond ini meliputi:
  • Fun games
  • Memanah
  • Flying Fox
  • Spider Web
  • Trust Fall
Seorang guru mencoba Trust Fall
Untuk hari pertama kegiatan ini diikuti oleh para guru dilingkungan Yayasan Islam Al-Amin Kapuas yang meliputi, TPAIT, KBIT, TKIT, SDIT, SMPIT dan Pondok Pesantren. Hari kedua kegiatan akan diikuti oleh peserta dari luar yayasan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"