Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Lomba Mancing Dalam Rangka HUT RI ke-70


Pada hari Selasa, 18 Agustus 2015 bertempat di kolam gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dilaksanakan kegiatan Lomba Mancing. Kegiatan ini diikuti oleh karyawan rumah sakit. Ikan yang disediakan oleh panitia adalah ikan lele, nila dan mas. Alat pancing dan umpannya dibawa oleh peserta. Pemenang lomba adalah peserta yang berhasil mendapatkan ikan mas dengan berat terbesar. Secara resmi perlombaan ini berakhir pada pukul 12.00 WIB. Namun demikian masih banyak peserta yang melanjutkan memancing karena masih banyak ikan yang ada di dalam kolam.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"