Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Persiapan Idul Qurban 2015

Pada hari Rabu, 12 Agustus 2015 bertempat di sekretariat Peringatan Hari Besar Islam, Jl. Melati, Kuala Kapuas dilaksanakan rapat persiapan Qurban. Ketua PHBI Kabupaten Kapuas menyampaikan bahwa tahun ini insya Allah ada 88 sapi yang akan didistribusikan. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, 101 ekor.

Sapi-sapi ini akan didistribusikan ke masjid, langgar, majelis ta'lim dan kelompok masyarakat lainnya. Masyarakat yang berminat dapat mengajukan permohonan kepada PHBI melalui KUA dan diketahui oleh pejabat setempat.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"