Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Geliat BASNO di Basarang

Pemicuan BASNO di Desa Batuah (Courtesy of dr. David Abiyoso)
Kegiatan Buang Air Besar Sembarangan Nol (BASNO) di Kecamatan Basarang diawali dengan niat dari dr. David Abiyoso untuk menyediakan 1000 jamban bagi keluarga di Kecamatan Basarang. Niat ini kemudian makin diperkuat ketika Desa Bungai Jaya akan dijadikan sebagai tempat kegiatan Hari Kesatuan Gerak PKK.
Sepakat enam belas jamban umum, gotong royong warga (Courtesy of dr. David Abiyoso)
Ketika tim mengadakan peninjauan ke lokasi, mereka melihat bahwa yang menjadi kendala adalah banyaknya "WC cemplung" yang berderet-deret di pinggir sungai kecil yang melintasi desa-desa di Basarang.
Hasil karya tim BASNO Desa Basungkai (Courtesy of dr. David Abiyoso)
Setelah itu mulailah dr. David menggalang kerjasama dengan berbagai pengampu kepenting untuk mendukung program BASNO ini. Bak gayung bersambut, semua lintas sektor di Kecamatan Basarang turut serta bahu membahu mendukung kegiatan ini.
Tim BASNO Desa Basungkai (Courtesy of dr. David Abiyoso)
Semoga dalam dimasa mendatang, Basarang akan bebas dari buang air besar sembarangan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"