Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Menerobos Kabut Asap di Basarang


Pada hari Minggu, 20 September 2015 kabut asap meliputi Kota Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah mulai dari Subuh. Saat admin melintasi Basarang dalam perjalanan dari Kapuas ke Pangkuh (Pulang Pisau), kabut asap makin tebal. Dengan menggunakan kamera yang ada di Samsung Galaxy J1, admin merekam kabut asap ini sampai ke perbatasan Kapuas - Pulang Pisau.

Menariknya, rekaman video ini sebenarnya sangat goyang. Ketika YouTube mengurangi goyangannya, tampak bahwa justru dibagian tepi dari video ini yang gambarnya malah yang bergoyang-goyang. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"