Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan di Kecamatan Timpah

Ketua TP-PKK Kabupaten Kapuas (kedua dari kiri)
Pada hari Senin, 7 September 2015 bertempat di aula kecamatan Timpah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan Tahun 2015. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Materi dalam pertemuan ini adalah Ibu Ary Egahni, SH (Ketua TP-PKK Kabupaten Kapuas), Ibu Pepi Puspitaningrum (Ketua HIMPAUDI Kabupaten Kapuas) dan Ibu Tri Setyautami (Ketua Pokja IV TP-PKK Kabupaten Kapuas).

Kegiatan ini dihadiri oleh ketua dan kader TP-PKK kecamatan dan desa-desa di Kecamatan Timpah, tokoh masyarakat dan tokoh agama. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"