Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Latihan Kader I HMI Komisariat Ahmad Dahlan

Peserta Latihan Kader I HMI Komisariat Ahmad Dahlan.
Pada tanggal 5-7 Oktober 2015 bertempat di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Kapuas, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ahmad Dahlan Cabang Kuala Kapuas melaksanakan kegiatan Latihan Kader I. Kegiatan ini diikuti oleh para mahasiswa dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kapuas, dan Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP). Kegiatan ini diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya adalah penyampaian materi oleh para anggota Korps Alumni HMI (KAHMI). 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"