Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Lomba Menggambar dan Lomba Pembuatan Bubur Asy-Syuro


Pada hari Sabtu, 24 Oktober 2015 bertempat di Jalan Sudirman, depan rumah jabatan Bupati Kapuas dilaksanakan kegiatan Lomba Menggambar Bagi TK / sederajat dan Lomba Membuat Bubur Asy-Syuro. Lomba menggambar diikuti oleh berbagai TK yang ada di kota Kuala Kapuas. Sedangkan lomba pembuatan bubur Asy-Syura diikuti oleh ibu-ibu dari berbagai kalangan.
Peserta lomba membuat bubur Asy-Syura

Peserta lomba membuat bubur Asy-Syura

Peserta lomba membuat bubur Asy-Syura

Peserta lomba membuat bubur Asy-Syura

Peserta lomba membuat bubur Asy-Syura



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"