Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Sumpah Pemuda

Para siswa-siswi serta mahasiswa dalam pakaian adat nusantara
Pada hari Rabu, 28 Oktober 2015 bertempat di Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Sumpah Pemuda. Peringatan ini dihadiri oleh TNI, Polri, Satpol PP, Aparatur Sipil Negara (ASN), Pramuka, Akper, Siswa SMA dan SMP. Dalam peringatan ini ada pembacaan Sumpah Pemuda yang didampingi oleh perwakilan sekolah di Kuala Kapuas yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. SMAN 1 Kuala Kapuas kembali mendapatkan kehormatan untuk menjadi paduan suara dalam kegiatan ini.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"