Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Rapat Tim Pembina UKS Kabupaten Kapuas

Bapak Hidayatullah (tengah) memimpin rapat
Pada hari Jum'at, 23 Oktober 2015 bertempat di ruang rapat Bupati Kapuas diselenggarakan kegiatan Rapat Tim Pembina UKS Kabupaten Kapuas. Rapat ini dipimpin oleh Bapak Hidayatullah, Asisten I Sekretariat Pemkab Kapuas. Rapat ini dihadiri oleh seluruh anggota Tim Pembina UKS Kabupaen Kapuas. Rapat ini membicarakan persiapan Lomba Sekolah Sehat tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dimana Kabupaten Kapuas mengirimkan tiga sekolah sebagai perwakilan.
Peserta rapat Tim Pembina UKS Kabupaten Kapuas
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Selat mewakili kategori SLTA. SMP Katolik mewakili tingkat SLTP. SDN Alaska (Kecamatan Dadahup) mewakili kategori sekolah dasar. Penilaian akan diadakan pada tanggal 31 Oktober 2015.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"