Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Siswa yang ber-Imtaq dan ber-Iptek sebagai generasi penerus

Pada hari Kamis, 17 Desember 2015 bertempat di SMPN 3 Selat dilaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema "Generasi Muda Islam yang ber-Imtaq dan ber-Iptek Untuk Melanjutkan Estafet Kepemimpinan Negeri". Ceramah Maulid difokuskan pada kajian surat Ali Imran, 3: 190-191 yang membahas tentang Ulul Albab, yaitu orang-orang yang berzikir kepada Allah dalam keadaan berdiri, duduk dan berbaring. Mereka senantiasa memikirkan penciptaan langit dan bumi. Mereka adalah orang-orang yang mengakui bahwa tidak ada ciptaan Allah yang sia-sia. Mereka berdo'a kepada Allah SWT agar diselamatkan dari api neraka.

Kegiatan diawali dan diakhiri dengan pembacaan syair Maulid Habsyi yang dibawakan oleh siswa-siswi SMPN 3 Selat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)