Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Latihan Tari Janger di Pure Paseh Banjar Bakti Dharma

Latihan Tari Janger di Pure Puseh Banjar Bakti Dharma
Saat melintasi Desa Lunuk Ramba, admin mendengar suara gamelan Bali. Rupanya ada yang sedang latihan menari di Pure Paseh Banjar Bakti Dharma. Rupanya mereka sedang latihan Tari Janger untuk persiapan penampilan di Perayaan Galungan yang akan diselenggarakan pada tanggal 10 Februari 2016 mendatang. Mereka dilatih oleh Ibu Diani. Dalam latihan ini tampak para remaja putra dan putri sedang melatih gerakan-gerakan tarian mereka. Kegiatan ini merupakan bagian dari ritual agama mereka.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"