Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Maulid bersama Habib Dr. Salim Segaf al-Jufri, MA


Pada hari Minggu, 3 Januari 2016 bertempat di Masjid Raya Nurul Islam Palangka Raya dilaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Yang bertindak sebagai pembicara adalah Habib Abu Bakar Al-Habsyi dan Habib Dr. Salim Segaf al-Jufri, MA. Habib Abu Bakar mengajak kaum Muslimin memiliki pemihakan dalam masalah memilih gubernur. Beliau juga mengajak kaum Muslimin untuk mengajak kaum Muslimin untuk bersatu. Kemenangan itu dari Allah SWT.

Habib Dr. Salim Segaf Al Jufri, MA mengharapkan agar bila terpilih Sugianto bisa memimpin Kalteng dengan amanah. Maulid adalah untuk mencintai, mentaati Rasulullah, yang dengannya kita mencintai dan mentaati Allah.

Beliau memberikan contoh orang yang sangat dermawan yang tidak kesal dengan peminta-minta.
Beliau juga menceritakan kisah orang yang botak yang disembuhkan kemudian dikasih unta betina. Kemudian orang berkulit belang yang disembuhkan dan dikasih sapi betina. Kemudian orang buta yang disembuhkan kemudian dikasih kambing betina. Mereka diuji kembali dengan pengemis yang menyerupai kondisi awal mereka. Dari ketiganya hanya orang buta yang bersyukur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)