Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Maulid Nabi di UPTD Pendidikan Pulau Petak

Guru-guru PAI Pulau Petak bacakan Maulid Diba
Pada hari Kamis, 7 Januari 2016 bertempat di aula UPTD Pendidikan Pulau Petak dilaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad. Temanya adalah "Dengan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW Kota Tingkatkan Kinerja Guru Untuk Mengembangkan Akhlak, Prestasi dan Karakter Siswa. Peringatan ini diikuti oleh para guru dilingkungan UPTD Pendidikan Pulau Petak. Sebelum disampaikan hikmah Maulid dibacakan sedikit Maulid Diba' yang dibawakan oleh para guru Pendidikan Agama Islam. Kegiatan ini dikoordinir oleh KKKS dan KKG PAI. Ketua panitia kegiatan ini adalah Ibu Nurul Hasanah, S.Pd.I.

Dalam ceramah hikmah Maulid disampaikan mengenai bagaimana Rasulullah membangun hubungan baik dengan anak sehingga terjalin hubungan yang erat diantara mereka. Ketika hubungan itu sudah sangat baik, sangat mudah bagi Rasulullah untuk memberikan masukan kepada anak-anak tersebut untuk melakukan kebaikan. Hal seperti ini bila diterapkan oleh para guru, maka insya Allah mereka tidak akan kesulitan untuk bisa memberi masukan yang baik kepada para muridnya.

Bahan ceramah yang dibagikan dapat diakses pada alamat berikut (klik pada tulisan dibawah ini):

Children around The Prophet

Berikut video pembacaan Maulid Diba' oleh para guru PAI di Pulau Petak:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"