Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pengolahan rotan perlu proses panjang

Saat jalan-jalan ke Pangkalan Sari, admin mampir di salah satu rumah perajin rotan. Tuan rumah menjelaskan bagaimana setelah mereka membeli rotan, mereka harus melakukan beberapa proses pengolahan rotan sehingga rotan itu siap untuk diolah menjadi berbagai macam kerajinan seperti bakul rotan, tikar rotan dan lain-lain. Melihat proses yang sangat melelahkan tersebut, dan lamanya waktu yang diperlukan untuk membuat sebuah kerajinan rotan. Nampaknya kita harus lebih menghargai kerajinan rumah tangga ini.
Sabut rotan
Rumah yang admin kunjungi ini adalah rumah sederhana, hampir tanpa sekat. Ada dua keluarga yang hidup di rumah yang sangat sederhana ini. Di ruangan ini sang ibu menidurkan bayinya di ayunan, di ruangan ini juga rotan-rotan yang sedang diolah diletakkan, di ruangan ini juga sang kakek beristirahat di lantai.

Dari proses pengolahan rotan ini, ada juga hasil sampingannya yaitu sabut rotan yang bisa digunakan untuk mandi. Dijual per kilo Rp 5.000.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)