Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pesta Durian di Sei Pasah

Meuju kebun durian di Sei Pasah

Menikmati durian bersama keluarga
Menikmati durian bersama keluarga
Menikmati durian bersama keluarga

Makan durian bersama teman-teman

Menikmati durian bersama keluarga
Pada hari Minggu, 17 Januari 2016, keluarga besar Yayasan Islam Al-Amin Kapuas menyelenggarakan "rihlah" (tamasya) ke kebun durian di Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir. Bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak konvoi ke Sei Pasah dengan motor. Di depan kelurahan Sei Pasah, rombongan belok ke kiri. Jalan yang awalnya bersemen dilanjutkan dengan jalan tanah yang licin. Setelah itu peserta masih harus berjalan ke lokasi, melewati hutan karet. Akhirnya sampailah ke kebun durian. Panitia sudah menyediakan puluhan durian, cukup untuk setiap peserta satu durian. Bagi yang tidak bisa makan durian bisa menikmati es buah, roti dan kue-kue lain yang tersedia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"