Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pembukaan SMASA CUP ke-12

Suasana pembukaan SMASA CUP ke-12
Pada hari Senin, 15 Februari 2016 bertempat di halaman SMA Negeri 1 Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan pembukaan SMASA CUP ke-12. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Kapuas, Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT. Ada dua lomba dalam SMASA CUP yaitu lomba bola basket dan "modern dance". Kegiatan ini diikuti oleh beberapa sekolah di Kuala Kapuas dan dari Kalimantan Selatan. Biasanya kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan ke depan. Total hadiah yang diperebutkan adalah sebanyak 13 juta rupiah.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"