Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pertemuan Persiapan PIN di Palangka Raya

Foto bareng peserta dan narasumber pertemuan persiapan PIN
Pada tanggal 17-19 Pebruari 2016 dilaksanakan pertemuan Koordinasi Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, Switching tOPV-bOPV, dan Introduksi IPV tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Hotel Swissbell Palangka Raya. Pertemuan yang dihadiri oleh seluruh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, lintas sektor (Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Badan Pembangunan Masyarakat Desa, Perhubungan, Badan Lingkungan Hidup, dan lain sebagainya), secara khusus membicarakan persiapan PIN Polio yang tinggal 2 minggu lagi (8-15 Maret 2016), penggantian tOPV ke bOPV (4 April 2016), dan introduksi IPV (Inactivated Polio Vaccine) Juli 2016 yang akan datang. 

Sebagai narasumber pertemuan ini adalah ibu Diani dari Sub Direktorat Imunisasi Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI, ibu dr. Endang Narang, M.Kes, Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Pak Yaesar Wawan Kepala Seksi Wabah dan Surveilans Dinkes Prov Kalteng, dan Pak Isro dari Subbag Perencanaan Dinkes Prov Kalteng. Dalam pertemuan ini masing-masing kabupaten mempresentasikan sejauh mana persiapan yang sudah dilakukan untuk kegiatan besar imunisasi tersebut. 

Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas diwakili oleh bu Tri Setyautami (Kasi P2), pak Yonas (Wasor Imunisasi), pak Bodon (pelaksana Promkes), dan bu Prima (pengelola vaksin di Gudang Farmasi Kabupaten). 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)