Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pujon Waspada Demam Berdarah Dengue

Mengumpulkan sampah

Pada hari Sabtu, 20 Februari 2016 di Desa Pujon RT 2, Kecamatan Kapuas Tengah dilaksanakan kegiatan Gerakan Bersama Pemberantasan Sarang Nyamuk (Geber PSN). Lokasi kegiatan ini merupakan daerah pasar dan pemukiman padat. Kegiatan ini diikuti oleh Camat, Kepala Desa, anggota Polsek dan Koramil, pelajar SMP dan SMA serta masyarakat. Sosialisasi kegiatan Geber PSN ini sudah dilakukan oleh dr. Tabiun Huda (Pimpinan Puskesmas Pujon) pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan, bekerja sama dengan kepala desa dan camat.
Mengumpulkan sampah
Siswa SMP dan SMA dilibatkan dalam Geber PSN


Mengumpulkan sampah

Mengumpulkan sampah

Mengumpulkan sampah

Sampah yang terkumpul
Sumber: dr. Tabiun Huda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"