Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Bank Kalteng serahkan "door prize" untuk kegiatan donor darah massal 3 April 2016

Ahmad Efendi (paling kiri), ketua panitia, menerima "door prize" dari Bank Kalteng

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-210 dan HUT Pemkab Kapuas ke-65, PMI Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan donor darah massal. Kegiatan ini insya Allah akan diselenggarakan pada hari Minggu, 3 April 2016 di Gelanggang Olahraga (GOR) Panunjung Tarung, Kapuas. Untuk menyemangati masyarakat agar mau mendonorkan darahnya, PMI Kabupaten Kapuas menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk penyediaan "door prize".

Pada hari Rabu, 23 Maret 2016, pihak Bank Kalteng menyerahkan "door prize" kepada ketua panitia donor darah massal yaitu Ahmad Efendi. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)