Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Geber PSN di Desa Pulau Telo sepi partisipan

Ban-ban bekas dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk penyebab demam berdarah
Pada tanggal 26 Pebruari 2016 Puskesmas Pulau Telo mengadakan GEBER PSN di Jalan Durian, Desa Pulau Telo. Pemberitahuan tertulis dan ajakan untuk ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan  ini sudah disampaikan ke lintas sektor terkait sebelumnya. Namun saat hari H, hanya dihadiri oleh staf Puskesmas Pulau Telo dan Dinas Kesehatan saja.

Sampah disamping rumah
Pada tahun 2016 ini di wilayah kerja Puskesmas Pulau Telo ada peningkatan jumlah kasus DBD, bahkan pernah terjadi kematian. Seluruh kasus sudah dilakukan penanggulangan yaitu edukasi, penyelidikan epidemiologi, dan fogging focus.

Sampah disamping rumah
Saat GEBER PSN tersebut, terlihat sampah masih ada di sana sini, ban-ban bekas, gelas plastik dan botol plastik bekas. Selain hanya dihadiri oleh petugas sektor kesehatan saja, warga setempat pun hanya diam dan meonton saja saat para petugas turun memberi contoh membersihkan lingkungan.

Sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan
Jika seperti ini terus ,   tidak heran jika kasus DBD terus meningkat. Jadi, jika kasus DBD meningkat, ini antara lain akibat dari kelalaian kita sendiri, malas bersih-bersih lingkungan.

Warga membersihkan lingkungan
Dari obrolan ringan dengan warga sekitar, dapat disimpulkan bahwa umumnya masyarakat masih berpikir bahwa fogging adalah senjata utama melawan DBD. Jika pola berpikir seperti ini terus, enggan melakukan GEBER PSN dan satu rumah satu jumantik, kondisi lingkungan masih kotor dan banyak jentik, sampai kapan DBD akan bisa dikendalikan ?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas