Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Geber PSN di RT 12 Selat Hulu

Foto bersama di depan kantor Kelurahan Selat Hulu setelah selesai kegiatan
Perang terhadap nyamuk penyebab Demam Berdarah tetap dilaksanakan melalui GEBER PSN (Gerakan Bersama Pemberantasan Sarang Nyamuk) yang dilaksanakan UPT Puskesmas Melati bersama Lintas Sektor. Kali ini yang menjadi sasaran RT 12 Selat Hulu yang dilaksanakan Jumat 4 Maret 2016. Kegiatan ini diikuti perwakilan kecamatan Selat, Dinas Kesehatan,lurah Selat Hulu Pak Pantas, perwakilan kelurahan Selat Dalam, Polsek Selat, Puskesmas Melati, dokter Internship, Pustu Selat Hulu, Poskesdes Sayang Ibu I dan masyarakat RT 12 Selat Hulu.
Menaburkan bubuk Abate di ban-ban bekas yang akan menjadi tempat perindukan Nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah (termasuk virus Zika)
Pada kesempatan ini selain membersihkan lingkungan,Puskesmas Melati juga memberikan penyuluhan tentang Demam Berdarah dan pentingnya Geber PSN, membagikan leaflet tentang 4M Plus, membagikan bubuk abate secara gratis dan langsung menaburkannya serta mensosialisasikan tentang PIN Polio tanggal 8-15 Maret 2016. Pencanangan PIN Polio akan dilakukan oleh Bapak Bupati Kapuas beserta Ibu yang akan dilaksanakan di Posyandu Permata Bunda jalan Cilik Riwut.

Masyarakat yang turut berpartisipasi lumayan banyak dalam kegiatan Geber PSN kali ini.
"Ayo perangi Demam Berdarah, sukseskan PIN Polio 8-15 Maret 2016, GRATIS!!"

Penulis: dr. Tonun Irawaty


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)