Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Imunisasi Polio saat pengantenan di wilayah kerja Puskesmas Panamas

Imunisasi polio saat pengantenan

Imunisasi polio saat pengantenan

Imunisasi polio saat pengantenan

Imunisasi polio saat pengantenan

Imunisasi polio saat pengantenan

Imunisasi polio saat pengantenan

Imunisasi polio saat pengantenan

Macam-macam inovasi yang dilakukan oleh puskesmas dalam rangka mencapai target Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tahun 2016. Puskesmas Panamas meminta izin kepada pihak yang sedang menyelenggarakan pengantenan di Kelurahan Murung Keramat RT 14, untuk mengizinkan kegiatan imunisasi dilaksanakan bagi anak yang berusia 0-59 bulan. Kegiatan ini berhasil menjaring cukup banyak balita yang belum diimunisasi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"