Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Bantuan Hidup Dasar (Basic Life Support) bagi petugas kesehatan

"Student manual" untuk bantuan hidup dasar dari AHA
American Hearth Association (AHA) memperbaharui cara kita untuk melakukan bantuan hidup dasar (basic life support). Hal tersebut mereka jelaskan dalam salah satu buku elektronik mereka yang berjudul BLS for Healthcare Provider. Buku tersebut bisa diakses secara online dengan menggunakan aplikasi di App Store atau di Google Play. Bagi pengguna laptop atau PC dapat mengunduh iPublishCentral Reader. Namun ketika admin mencoba untuk kembali mengakses buku tersebut dikatakan bahwa buku tersebut "Not for Sale". Sebagai gantinya AHA menyediakan buku BLS Provider Manual eBook dengan harga $ 13.25. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"