Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Door Prize Untuk Aksi Donor Darah Massal Bertambah

Bingkisan dari BRI

Sumbangan dari PLN
Sumbangan dari berbagai pihak

Sumbangan dari Telkom Indonesia dan Mandiri Syariah
Pada hari Rabu, 30 Maret 2016 yang lalu, PMI Kabupaten Kapuas kembali menerima sumbangan dari para donatur untuk memeriahkan kegiatan Aksi Donor Darah Massal. Kegiatan ini insya Allah akan dilaksanakan pada hari Minggu, 3 April 2016 di GOR Panunjung Tarung, Kuala Kapuas. Sumbangan untuk kegiatan ini sudah diterima dari Bank Kalteng, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank Mandiri Syariah, Telkom, PLN, dan PDAM. Sumbangan dari pihak-pihak lain masih ditunggu. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)