Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pengajian KAHMI di Rujab Wakil Bupati Kapuas

Pengajian KAHMI
Pada hari Jum'at, 1 April 2014 bertempat di rumah jabatan Wakil Bupati Kapuas dilaksanakan kegiatan pengajian Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kapuas. Pertemuan ini dihadiri oleh para alumni dan anggota HMI. Pengajian ini direncanakan akan dilaksanakan setiap malam Sabtu minggu pertama setiap bulannya.

Dalam pengajian perdana ini topik yang dbicarakan adalah masalah Bahaya Narkoba yang disampaikan oleh dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc. Materi berbicara seputar ayat-ayat Qur'an yang dijadikan sebagai referensi dalam proses rehabilitasi pengguna narkoba. Secara berurutan ayat-ayat tersebut adalah: 

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya" (Q.S. Al Baqarah, 2: 219)

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan (Q.S. An Nisa, 4: 43)

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (Q.S. Al Maidah, 5: 90)

Selain itu juga disampaikan proses bagaimana seseorang bisa ketagihan terhadap rokok. Serta disinggung sedikit tentang Zenith yang sedang marak di Kapuas.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)