Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Hebohnya SBMPTN di Universitas Lambung Mangkurat

Peserta SBMPTN di FKIP Unlam
Pada hari Selasa, 31 Mei 2016, jalan menuju Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Kampus I, Jalan Brigjen Hasan Basri, Banjarmasin sudah mulai memadat. Meskipun tidak berhenti, tapi kendaraan melambat. Kendaraan dari dua arah memasuki gerbang Unlam.
Kemacetan menuju lokasi SBMPTN di Unlam
Para peserta ada yang datang dengan berjalan kaki, naik motor dan naik mobil. Ada yang datang sendiri, bersama teman dan bersama orang tua atau keluarga lainnya.
Para pengawas sedang menunggu pukul 08.00 WITA
Sebagian besar peserta datang tepat waktu, hanya sedikit saja peserta yang terlambat. Banyak yang sudah datang sebelum waktu ujian dimulai. Bahkan untuk yang ujiannya jam 10.00 WITA, sudah ada yang datang sejak pagi.
Peserta SBMPTN shalat Zuhur di Masjid Baitul Hikmah Unlam
Menariknya ketika shalat Zuhur, banyak peserta yang menunaikan shalat Zuhur berjama'ah di Masjid Baitul Hikmah yang ada di komplek kampus Unlam.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"