Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pemeriksaan Narkoba Bagi Eselon II dan III

Pemeriksaan narkoba bagi pejabat eselon II dan III di GOR
Pada hari Senin, 23 Mei 2016 bertempat di Geleanggang Olahraga Panunjung Tarung dilaksanakan pemeriksaan narkoba bagi pejabat eselon II dan III. Pemeriksaan ini merupakan inisiatif dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas. 

Para pejabat diminta untuk mengisi daftar hadir, kemudian antri menunggu panggilan. Setelah dipanggil diminta untuk mengikuti daftar hadir yang sudah disediakan dan menerima pot urin serta diberitahu seberapa banyak urin yang harus ditampung. Kemudian para pejabat diminta untuk mengumpulkan urin di kamar mandi yang sudah disediakan. Kamar mandi tersebut dijaga oleh para polisi. Setelah selesai mengumpulkan urin, diserahkan kembali kepada petugas untuk diperiksa. Setelah itu mengisi daftar kepulangan yang sudah disiapkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)