Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Peringatan Isra' Mi'raj di Pasar Inpres Mambulau

Peserta Peringatan Isra' Mi'raj di Pasar Inpres Mambulau
Pada hari Jum'at, 6 Mei 2016 bertempat di Pasar Inpres Mambulau dilaksanakan kegiatan seminar dalam rangka memperingati Isra' Mi'raj. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Persaudaraan Muslimah (Salimah) dan Aisyiyah Kelurahan Mambulau. Tema kegiatan adalah Menjadi Perhiasan Di Tengah Luasnya Dunia.
Dalam sambutannya, Siti Suparti, pengurus Salimah Kapuas mengharapkan para ibu-ibu bisa menjadi
1. Menjadi ibu-ibu yang shalihah.
2. Menjadi istri yang shalihahm
3. Menjadi anak yang shalihah.
Ibu Hajjah Muhimmah, Ketua Pengurus Aisyiyah Mambulau dalam sambutannya berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kemaslahatan umat.
Ceramah disampaikan oleh Bapak Jum'atil Fajar yang menyampaikan masalah wanita shalihah dengan menjadikan sosok Khadijah binti Khuwailid sebagai teladan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"