Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Buka puasa bersama masyarakat sekitar

Peserta buka puasa bersama di Langgar Al-Inayah
Hampir setiap langgar, mushola dan masjid di Kuala Kapuas menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama. Untuk langgar-langgar biasanya mereka membuat daftar para jama'ah yang menyediakan buka puasa setiap harinya. Untuk masjid-masjid yang cukup besar, mereka menetapkan jumlah buka puasa yang akan mereka sediakan setiap harinya, kemudian meminta kepada para jama'ah untuk menyumbang.
Pembacaan Surat Yasin menjelang buka puasa
Pada sebagian masjid dan langgar, mereka mengawali kegiatan buka puasa dengan pembacaan surat Yasin, dilanjutkan dengan shalawat kepada Nabi, kemudian membaca do'a. Setelah itu mereka membaca zikir sampai waktu berbuka puasa tiba. Ketika sampai waktu berbuka puasa, mereka bersama-sama membaca do'a berbuka puasa, kemudian menikmati hidangan yang sudah tersedia. Setelah buka puasa dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjama'ah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"