Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Mini Camp Qur'an di Masjid Al-Ihsan

Mini Camp Qur'an - kelompok akhwat (Courtesy of Hamasah Tsabita)
Sejak tanggal 1 Ramadhan 1437 H atau 6 Juni 2016 yang lalu, di Masjid Al-Ihsan, Kuala Kapuas diselenggarakan kegiatan Mini Camp Qur'an. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Tahfidz Kalimantan. Kegiatan ini dilaksanakan sepanjang bulan Ramadhan. Adapun jadwal kegiatan adalah sebagai berikut:

  • 09.00 - 10.00 Tahsin
  • 10.00 - 11.00 Muroja'ah
  • 11.00 - 13.00 Istirahat
  • 13.00 - 14.00 Talaqi
  • 14.00 - 15.00 Materi Qur'an

Mini Camp Qur'an kelompok ikhwan (Courtesy of Hamasah Tsabita)
Para peserta dibagi menjadi menjadi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok dibimbing oleh para guru sebagai berikut:
  • Ustadz Yusta
  • Ustadz Ihsan
  • Ustadz Sabil
  • Ustadz Budi (dari Ar-Rayah)
  • Ustadz Jundi (dari Madinah)
  • Ustadzah Arta
  • Ustadzah Rina
  • Ustadzah Herlina
  • Ustadzah Evi
  • Ustadzah Fitri
  • Ustadzah Nur Aziroh
Para guru ini semua adalah hafidz dan hafizhoh. Jumlah peserta semuanya 44 orang. Peserta termuda berumur 8 tahun dan tertua berumur 57 tahun. Peserta terjauh berasal dari Kalimantan Timur dan Jawa Tengah.

Sumber: Zulfiqar Aly Akbar


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)