Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

SMK Al-Amin Kapuas Hadiri Pertemuan Asosiasi Pendidikan Menengah Farmasi Indonesia

Ibu Aulia Azizah (nomor dua dari kiri) (Courtesy of Aulia Azizah)
Pada hari Sabtu, 4 Jnni 2016 bertempat di Banjarmasin diselenggarakan pertemuan Asosiasi Pendidikan Menengah Farmasi Indonesia (APMFI). Dari wilayah Kalimantan Tengah diwakili oleh SMK Al-Amin Kapuas (Ibu Aulia Azizah) dan SMK Palangka. 

Pertemuan ini membahas penyeragaman buku bahan ajar yang merujuk pada cetakan APMFI. Penyeragaman ini bersifat nasional sehingga lebih mudah dalam pengajaran dan ujian nasional. Kurikulumnya ada yang berbasis KTSP dan K13. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"